PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA ONLINE TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN SIKKA

Regina ona Adesta, Emanuela Natalia Nua

Abstract


Masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi oleh wanita pada saat ini adalah meningkatnya infeksi pada organ reproduksi, pada akhirnya menyebabkan kanker, salah satunya kanker serviks. Kurangnya kesadaran untuk mencegah kanker serviks merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada kesehatan WUS. Upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah kanker serviks adalah dengan cara memberikan pendidikan kesehatan melalui media online, untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku wanita usia subur dalam pencegahan kanker serviks. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah pandemi Covid-19, untuk meminimalkan tatap muka dalam berbagai jenis pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks melalui media online terhadap pengetahuan dan perilaku WUS dalam pencegahan kanker serviks di Puskesmas Nanga Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan rancangan pre experimental dengan metode one group pre-test post-test design, menggunakan teknik consecutive sampling, sebanyak 199 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan SPSS for windows versi 20. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat signifikan pemberian pendidikan kesehatan melalui media online tentang deteksi dini kanker serviks terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan Kanker Servix pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Nanga Kabupaten Sikka dengan p-value 0,000 (p<0,05). Pemberian pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks dengan media online dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan kanker servix pada wanita usia subur. Diharapkan puskesmas memberikan pendidikan kesehatan dengan media online, untuk mendukung pencegahan penularan covid-19 dan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku WUS dalam pencegahan Kanker Serviks.

Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan dan Perilaku, Pencegahan Kanker Serviks

Full Text:

PDF

References


Wijaya, D. (2010). Pembunuh Ganas itu Bernama Kanker Serviks. Sinar Kejora: Yogyakarta

Amalia, L. (2009) Kanker Serviks dan 32 Jenis Ranker Lainnya. Yogyakarta:Landscape

Manafe, D 2014. Kasus Kanker Payudara dan Serviks di Indonesia.

World Health organization. (2017). Jumlah penderita kanker di Indonesia. https://www.deherba.com/statistik-penderitakanker-di-indonesia.html.

Kemenkes RI, (2017) Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Kanker Serviks, Komite Penanggulangan Kanker Nasional

Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Sikka.

Laksono, Agung Dwi dan Ratna Dwi Wulandari. (2011). Analisis Potensi Penyebaran Informasi Kesehatan melalui Jejaring Sosial; Studi Kasus pada Forum Jejaring Peduli AIDS. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Volume 14, Nomor 4, Oktober 2011

Laksono, A.D. (2014). Efektivitas Media Sosial untuk Promosi Kesehatan. National Institute of Health Research and Development, the Indonesian Ministry of Helath. Hal. 15-37

Notoatmodjo, S. (2013) Kesehatan Masyarakat, Ilmu & Seni. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Kaplan, Andreas M.& Haenlein, Michael. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media, Business Horizons, Vol. 53, Issue 1. page 61.

Nursalam (2013) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Edisi: 4. Jakarta: Salemba Medika.

Septyaningrum, N., Zuar, U.F., Hadi, N.S., (2019). Tingkat Pengetahuan Civitas Akademika Kesehatan dibandingkan Non Kesehatan tentang Kanker Serviks dan Vakasinasi HPV di Sleman. Jurnal Ilmu Farmasi: Media Farmasi. Vol. 16. No. 2. September 2019: 75-87. Doi: http://dx.doi.org/10.12928/mf.v16i2.14296

Delima, N., Bahar H., Erawan, P.E.M, (2016) Perilaku Pencegahan Kanker Serviks pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Vol. 1, No. 3. DOI: http://dx.doi.org/10.37887/jimkesmas.v1i3.1356

Damailia, Herlina Tri. Oktavia, Theresia Rina. (2015). Faktor-faktor Determinan Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Metode Pap Smear Pada Pasangan Usia Subur (PUS). Poltekkes Kemenkes Semarang [Internet]. Agustus 2015 [diperoleh 23 Juli 2016]2(7):103-104. Dari http://jurnal.stikes-aisyiyah.ac.id/

Pangesti et al. (2012) Gambaran Karakteristik Wanita Usia Subur (WUS) Yang Melakukan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Karanganyar. Jurnal Ilmu Kesehatan Keperawatan [Internet]. Juni 2012 [diperoleh 30 Maret 2016]8(2):86-87. Dari http://digilid.stikesmuhgombong. ac.id

Aisah, Siti. Sahar, Juniati. Hastono, Sutanto Priyo. (2016) Pengaruh Edukasi Kelompok Sebaya Terhadap Perubahan Perilaku Pencegahan Anemia Gizi Besi Pada Wanita Usia Subur di Kota Semarang. UNIMUS [Internet]. 2010 [diperoleh 20 Juli 2016]ISBN 978-979-704-883-9:123-124. Dari http://jurnal.unimus..ac.id

Rahma, Rina Arum. Prabandari, Fitria. (2011) Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Minat WUS (Wanita Usia Subur) Dalam Melakukan Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Pulasan Asam Asetat) di Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Tahun 2011. Jurnal Bidan Prada (3):11-12. Dari http://ojs.akbidylpp.ac.id/

Wahyuningsih, Istiqomah Risa. (2016) Keikutsertaan IVA Test Dilihat Dari Pengetahuan dan Pendidikan Ibu di Kelurahan Keden. STIKES Aisyah Surakarta [Internet]. 2015 [diperoleh 30 Maret 2016]ISBN 978-602-73865-4-9:20-21. Dari http://cfp.apikescm.ac.id/

Herniyatun. Astutiningrum, Diah. Nurlaila. (2009). Efektivitas Edukasi Peer Group Terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Dalam Pencegahan Kanker Servik di Kabupaten Kebumen. STKes Muhammadiyah Gombong [Internet]. Juni 2009 (5):94-95. Dari http://ejournal.stikesmuhgombon g.ac.id/

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan, Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Welch, V., Petkovic, Pardo,P., Rader, T., Tugwell (2016) Interactive Social Media Interventions to Promote Health Equity: an Overview of reviews. Health Promotion and Chronic Disease Prevention in Canada. Vol. 36, No. 4, April 2016

Leonita, E. dan Jalinus, N. (2018) Peran Media Sosial dalam Upaya Promosi Kesehatan: Tinjauan Literatur. INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi. Vol. 18, No. 2. Doi: 10.24036/invotek.v18i2.261/

Bacigalupe, Gonzalo (2011) Is There a Role for Social Technologies in Collaborative Healthcare?. Families, Systems, & Health, 2011, Vol. 29, No. 1, 1–14 DOI: 10.1037/a0022093

Korda & Itani (2013) Health Promotion Practice, Downloaded from hpp.sagepub.com : DOI: 10.1177/1524839911405850 January 2013 Vol. 14, No. 1 15–23

Mhurchu, C.N et,al (2010) Effects of worksite health promotion interventions on employee diets: a systematic review. BMC Public Health 2010, 10:62 http://www.biomedcentral.com/1471-2458/10/62

Van, D. B ,et al (2010) Definition of Health 2.0 and Medicine 2.0:A Systematic Review. Journal Of Medical Internet Research, 2010;12(2):e18 doi:10.2196/jmir.1350

Triwiyani, Christina. (2015) Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Dengan Pengambilan Keputusan Untuk Melakukan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat di Puskesmas Kebakkramat I. Dari http://digilib. stikeskusumahusada.ac.id/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.