HUBUNGAN POLA KONSUMSI JAJANAN DENGAN STATUS GIZI SISWA - SISWI KELAS V SDK NAPUNGLITI DESA HEPANG KECAMATAN LELA KABUPATEN SIKKA

Dominikus Martinus Lait, Wihelmus Nong Baba

Abstract


Gizi anak dapat terpenuhi dan anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Masa anak-anak terutama masa sekolah dasar merupakan masa dimana anak sedang mengalami banyak sekali aktivitas dan harus didukung dengan pola konsumsi sesuai tumbuh kembang usia mereka. Masalah gizi pada dasarnya merupakan refleksi konsumsi zat gizi yang belum mencukupi kebutuhan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk  Mengetahui  hubungan  pola konsumsi makanan jajanan dengan status  gizi  siswa-siswi  SDK Napungliti.

Penelitian ini merupakan penelitian Korelasi dengan pendekatan cross sectional. Besarnya sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Masing- masing variabel yang diteliti diuji dengan mengunakan uji Kandall Twotall.

Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikan 0,274 > 0,05, dengan variabel independen pola konsumsi jajan sebagian besar responden memiliki pola konsumsi jajan yang tidak baik,  dan  variabel  dependen status gizi sebagian responden memiliki status gizi normal.

Berdasarkan hasil uji Kandall Twotall didapatkan tidak ada hubungan antara pola konsumsi jajan dengan stastus gizi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memliliki pola konsumsi jajan yang tidak baik, dan sebagian besar memiliki status gizi normal. Saran bagi Kepala SDK Napungliti  hendaknya  pihak  sekolah lebih selektif lagi memilih makanan jajan apa saja yang akan masuk ke dalam kantin sekolah.

 

Kata kunci : Pola, Konsumsi Jajan, Status Gizi


Full Text:

PDF

References


Angkey, A. (2014). Hubungan pola konsumsi makanan jajanan dengan status gizi dengan kadar kolesterol pada anak sekolah dasar negri Ikip 1 Makasar (skripsi). Fakultas ilmu kesehatan universitas islam negri Alauddin.

Aulia JN., Trias Mahmudiono. (2017). Snacking At School Increased The Risk Of Overweight/Obesity In Children. Jurnal Berkala Epidemiologi, Volume 5 Nomor 3, September 2017, hlm. 311-324.

Bondika Aprilia (2011). The factor related to snacks preference in elementary schoool children.

Dominikus Minggu (2017). Profil kesehatan profinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017.

Engkun R, Lilik K., Neti Hernawati (2015). Food consumption pattern, health status and its relationship with nutritional status and development of under five years children. Jurnal Gizi Pangan, Juli 2015, 10(2): 93-100.

Feprianto HK., Saichudin., Desiana (2010). Gambaran perilaku jajan dan aktifitas fisik pada siswa sekolah dasar SDN Oro-Oro kota Batu.

Indah SA, Erry YM, Idrus J, Dudung A. (2014). Nutritrional status based on primary school student’s dietary intake in rajeg district Tanggerang city.

Imaniar, H. (2014). Pola konsumsi jajan status gizi dan prestasi belajar siswa SD Negri 064027 kecamatan Medan (skripsi). Medan. Fakultas kesehatan masarakat universitas Sumatra utara Medan.

Kurnia N., Effatul A., Dewi Astiti. (2016). Snacking habits and diet with nutritional status of elementary school children in SD Sonosewu Bantul Yogyakarta. Jurnal gizi dan dientik Indonesia, Vol. 4, No. 2, Mei 2016: 97-104.

Kusuma, E.W. dan Proverwati, A. (2011). Penilaian Status Gizi, Yogyakarta : Aulia Medika 2011.

Kementrian Kesehatan. (2018). Buku Saku Pemantauan Status Gizi. Jakarta : Kemenkes 2018.

Kurnia N., Afifa E., Dewi Astiti. Snacking habits and diet with nutritional status of elementary school children in SD Sonosewu Bantul Yogyakarta. Jurnal gizi dietetik Indonesia vol 4 No 2. Mei 2016.

Kindi, Yuliana, & Kasmita (2013). Hubungan pengetahuan makanan dengan frekuensi konsumsi makanan jajanan pada anak sekolah dasar pembangunan laboratorium universitas negri padang.

Leily, Oktavianus, & Rizal. (2012). Preference and frequency of street food consumption among elementary school children at Cijeruk Sub-district, Bogor District. Jurnal Gizi dan Pangan, Juli 2012, 7(2): 119—126.

Nursalam. (2012). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Edisi 2. Jakarta : Selemba Medika

Natya, M.L.S. (2014). Hubungan antara pengetahuan, pola konsumsi jajan dengan status gizi siswa sekolah dasar di wilaya kabupaten Cilacap (skripsi). Fakultas teknik universitas negri Yogyakarta.

Nurul ID., Siti FP., Suyatno. (2017). Hubungan konsumsi makanan jajanan terhadap status gizi (kadar lemak tubuh dan IMT/U) pada siswa sekolah dasar negri 01 Sumurboto Semarang. Jurnal kesehatan masarakat, voi 5 No 1 tahun 2017.

Priyo, H.H. Wiyono, S. dan Priyo, T.H. (2017) Penilaian Status Gizi. Jakarta : Trans Info Media 2017.

Roy, A. S. 2013. Pedoman Panggan Jajan Anak Sekolah Dasar. Jakarta : Direktorat SPP 2013.

Suyanto. 2011. Metodologi dan aplikasi penelitian keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Sella D., Atti Y., Neni Maemunah. (2017). The relationship between snacking behavior and nutritional status of elementary school students of SDN Tunggal Wulung 3 Malang.

Tri P.L., Listyani H., Shoim Dasuki. Hubungan pola konsumsi makanan jajanan dengan morbiditas dan status gizi anak sekolah dasar di wilayha Kartasura. Jurnal Kesehatan vol 4 No 1. Juni 2011.

Yuni Marisa at (2012). The association of breakfast comsumtion habit and snacing habit with nutritional status among elementary school students in pedurungan subdistric semarang city.

Yuni YM., Aryu Candra. 2013. Hubungan antra kebiasaan sarapan dengan kebiasaan jajan dengan status gizi anak sekolah dasar di kecamatan Pedurongan kota semarang. Journal of Nutrition College. Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman 208.

Yuniti, Hidayat, & Yayuk. ( 2009). Snacking Habits Among Elementary School Student, Case Study in SDN Lawanggintung 01 Kota Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan, Nopember 2009 4(3): 16 – 1


Refbacks

  • There are currently no refbacks.