HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERU

Penulis

  • Donatus Korbianus Sadipun Universitas Nusa Nipa

Abstrak

Latar Belakang: Lansia hipertensi mengalami kesulitan dalam kepatuhan terhadap pengobatan antihipertensi yang dapat memperburuk status kesehatannya. Kurangnya kepatuhan terhadap obat hipertensi adalah alasan utama tekanan darah yang tidak terkontrol dan merupakan faktor resiko utama terjadi penyakit lain, seperti penyakit jantung coroner, thrombosis serebral, stroke dan gagal ginjal kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Beru. Metode peneltian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cros sectional. Sampel berjumlah 85 orang lansia yang mengalami hipertensi. Sampling yang digunakan purposive sampling. Analisis data bivariat menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukan dukungaan keluarga pada responden sebagian besar kategori baik berjumlah 83 orang (97.6%) sedangkan untuk kepatuhan minum obat sebagian besar pada kategori patuh berjumlah 64 orang (75.3%). Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh p value = 0.40 > ? = 0.05, maka H0 diterima yang berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Beru. Kesimpulan: Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Beru. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Hipertens, Kepatuhan Minum Obat, Lansia

Diterbitkan

2024-06-30

Terbitan

Bagian

Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat